INFORMASI PSIKOLOGI ONLINE
 
 
 

Anak & Balita
Remaja
Dewasa
Lanjut Usia
Keluarga
Pengembangan Karir
Sosial & Budaya
Wirausaha
Masalah Psikologis Dalam Organisasi
Manajemen SDM
Ruang Konseling
Komunitas
  Komentar Anda
     
  Tentang Kami
     
  Hubungi Kami
   

Prinsip-Prinsip Dalam Pelayanan Psikogeriatri

Oleh Drs. H. Zainuddin Sri Kuntjoro, MPsi.

Jakarta, 7 Mei 2002

Psikogeriatri adalah cabang ilmu kedokteran jiwa yang mempelajari masalah kesehatan jiwa pada lansia yang menyangkut aspek promotof, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta psikososial yang menyertai kehidupan lansia. Dalam psikogeriatri terdapat perumusan kebijakan dan program pelayanan bagi lanjut usia secara umum dan pelayanan kesehatan secara khusus. Oleh karena itu, dalam psikogeriatri dikenal adanya 3 (tiga) prinsip umum dan 10 prinsip khusus. 

3 (Tiga) Prinsip Umum 

Tiga prinsip umum ini sangat penting dalam memotivasi masyarakat untuk menentukan kesepakatan politis dalam pembinaan dan pelayanan lanjut usia meliputi :

1. Kebijaksanaan bagi masyarakat

Kebijaksanaan bagi pembinaan dan pelayanan lanjut usia mencerminkan tanggung jawab pemerintah dalam mempertahankan lanjut usia dalam masyarakat serta memberi pemuliaan bagi  lanjut usia.

2. Keberhasilan dalam mempertahankan hidup

Adalah salah bila menganggap keberhasilan dalam mempertahankan hidup dan pengaturan fertilitas sebagai suatu masalah. Hal tersebut seharusnya dipandang secara positif sebagai kemenangan dan berkah dalam peradaban dan pembangunan abad ke 21. Lanjut usia adalah salah satu tanda keberhasilan pembangunan SDM yang sehat dan bahagia sehingga dapat mencapai usia yang panjang.

3. Kemajuan Kemanusiaan

Setiap kebijaksanaan dalam memajukan kemanusiaan (humanity) harus tanpa mendasarkan pada kelompok ras, agama dan umur. Pada abad melenium lanjut usia dan kelompok yang lebih muda memiliki hak dan kewajiban yang sama sesuai dengan kondisinya masing-masing, bahkan saat ini bukti pemuliaan terhadap lansia lebih nyata, misalnya mendapat Kartu Tanda Penduduk seumur hidup, mendapatkan potongan harga dalam berbagai transportasi, mendapat pelayanan yang lebih manusiawi dalam perjalanan dan sebagainya.

10 (Sepuluh) Prinsip Khusus

Merupakan acuan dalam pengembangan program pembinaan dan pelayanan bagi lanjut usia dengan memperhatikan sistem pelayanan serta kondisi sosial budaya setempat. 10 prinsip tersebut adalah sebagai berikut :

1. Berbagai keuntungan dari kemajuan masyarakat.

Semua hak azasi dan kehormatan juga berlaku bagi kelompok  lanjut usia. Dalam hidupnya,  lanjut usia telah menyumbangkan hidupnya bagi pembangunan, oleh karena itu berhak pula untuk menikmati kemajuan yang dicapai pada saat ini.

2. Individu Manula (manusia lanjut usia)

Ternyata para lanjut usia tidak sama satu sama lainnya, masing-masing dengan keunikannya sendiri, oleh sebab itu kepada setiap lanjut usia perlu diperhatikan kebutuhannya, kepribadiannya serta kekhususannya masing-masing.

3. Mandiri

Lanjut usia perlu dijamin agar dapat mandiri dalam berbagai bidang seperti pelayanan kesehatan, jaminan pemeliharaan dalam bidang sosial, ekonomi, transportasi, kegiatan, perumahan, kesejahteraan sosial terutama bila mereka terkena kecacatan sehingga mereka dapat mandiri.

4. Pilihan

Lanjut usia diberikan jaminan agar mereka dapat turut menentukan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang pelayanan kesehatan dan sosial terutama bagi mereka yang sudah tua dan cacat.

5. Pelayanan melalui keluarga (Home Care)

Pelayanan bagi lanjut usia dapat diberikan di rumahnya sendiri karena dengan berdiam bersama keluarga atau di rumahnya sendiri  lanjut usia akan lebih bahagia dan sejahtera. Tinggal di panti merupakan alternatif terakhir bagi mereka yang memerlukan dengan kerelaan dan ketulusan hati (bukan paksaan).

6. Aksesibilitas

Pelayanan masyarakat diberbagai bidang agar dapat dicapai dengan mudah oleh para lanjut usia seperti pelayanan kesehatan, tempat rekreasi, fasilitas pendidikan dan lain-lain. Bila mungkin mereka dibebaskan dari biaya pelayanan (sebagian fasilitas sudah memberi kebebasan atau potongan / keringanan.

7. Mengikutsertakan Lanjut usia (Enganging the Elderly)

Mendorong ikatan antar generasi, semua anggota keluarga, tetangga, masyarakat serta lanjut usia, agar semuanya saling membantu untuk meningkatkan kesejahteraan. Mendorong mereka untuk membantu kaum muda yang cacat serta berperan sebagai kakek atau nenek asuh yang bijaksana dan penuh ketauladanan.

8. Mobilitas

Para lanjut usia khususnya didaerah pedesaan sering tidak dapat menggunakan fasilitas umum karena berkurangnya mobilitas mereka. Maka prioritas pertama adalah memungkinkan bagi para lanjut usia untuk dapat bergerak lebih bebas dengan menyediakan fasilitas untuk menjalankan fungsinya.

9. Produktivitas

Kenyataan membuktikan bahwa sebagian besar para lanjut usia mempunyai tingkat kesehatan yang baik, untuk itu mereka perlu didorong agar secara ekonomik masih produktif. Berbagai kegiatan yang dapat memberikan kesempatan bagi lanjut usia untuk produktif perlu difasilitasi sehingga tidak memberi peluang untuk menganggur dan menarik diri dari kehidupan bermasyarakat, terkecuali bagi mereka yang kondisinya tidak memungkinkan.

10. Memelihara diri sendiri dan dipelihara oleh keluarga

Menyertakan lanjut usia dalam upaya pemeliharaan kesehatan dirinya serta membantu keluarga yang ada anggota lanjut usia, agar mereka aktif merawat lanjut usia di rumah. (jp)

 

_____________________________


Copyright (c) 2000, e-psikologi.com. All rights reserved
Situs ini didesain oleh e-psikologi.com