INFORMASI PSIKOLOGI ONLINE
 
 



Anak & Balita
Remaja
Dewasa
Lanjut Usia
Keluarga
Pengembangan Karir
Sosial & Budaya
Wirausaha
Masalah Psikologis Dalam Organisasi
Manajemen SDM
Ruang Konseling
Komunitas
  Komentar Anda
     
  Tentang Kami
     
  Hubungi Kami

 


 
  Peran Meja Makan Dalam Pembentukan Harga Diri Remaja 
   
 

Perasaan orang tua yang sering tidak diperhatikan lagi oleh anak remajanya juga dapat membuat permasalahan antara orang tua dan remaja. Remaja yang lebih memperhatikan teman–temannya membuat orang tua merasa diacuhkan. Dengan demikian permasalahan remaja yang umum terjadi adalah perbedaan pandangan antara orang tua dan remaja yang disebabkan karena perbedaan kebutuhan. Hal ini dapat diatasi dengan adanya interaksi yang baik berupa komunikasi dua arah yang dilakukan oleh orang tua dan remaja.

Berkaitan dengan komunikasi dan interaksi antara remaja dan orang tuanya, Rosenberg mengadakan penelitian yang berkaitan dengan harga diri. Dalam studinya, Rosenberg berusaha mencari faktor – faktor yang berhubungan dengan level harga diri pada lebih dari 5000 remaja. Ia menyeleksi tiga area interaksi orang tua dan anak sebagai sumber umpan balik bagi anak yang dapat mempengaruhi harga dirinya. Tiga area ini adalah:

  • Pengetahuan orang tua tentang teman anak–anaknya.

  • Reaksi orang tua pada penampilan akademik anak.

  • Interaksi orang tua dan anak pada saat di meja makan.

Hasil penelitian terhadap remaja di Jakarta (Ary, Unika Atma Jaya, 2001) menunjukkan bahwa area ketiga, yaitu interaksi orang tua dengan anak di meja makan, paling berpengaruh terhadap pembentukan harga diri pada remaja. Makan malam adalah situasi saat orang tua dapat menunjukkan minatnya pada anak. Anak pun akan merasa bahwa orang tuanya memberikan perhatian dan penghargaan terhadap pribadinya. Sebaliknya, ketidak adaan kesempatan untuk berkomunikasi intens seperti di meja makan, akan menghambat remaja untuk merasakan dan mengungkapkan diri pada orang tuanya. Yang terpenting bukanlah lama dan seringnya, tapi konsistensi dan kualitas hubungan selama di meja makan itu. Makan bersama satu kali dalam sehari itu adalah hanya sarana agar tercipta komunikasi antara orang tua dan anaknya.(rt)

_________________________


Copyright (c) 2000, e-psikologi.com. All rights reserved
Situs ini didesain oleh e-psikologi.com