INFORMASI PSIKOLOGI ONLINE
 
 
 

Anak & Balita
Remaja
Dewasa
Lanjut Usia
Keluarga
Pengembangan Karir
Sosial & Budaya
Wirausaha
Masalah Psikologis Dalam Organisasi
Manajemen SDM
Ruang Konseling
Komunitas
  Komentar Anda
     
  Tentang Kami
     
  Hubungi Kami
     
     
 

 
 

Bagaimana Menangani Depresi

Apakah Anda menghadapi masalah dalam menangani emosi Anda, atau kolega Anda yang seolah sedang berbeban berat? Bagaimanapun juga akan lebih baik jika masalah depresi ini mendapat perhatian dan penanganan yang serius agar tidak berkepanjangan. Karena, depresi yang berkepanjangan selain akan menyebabkan gangguan kesehatan mental yang lebih fatal pada individu yang bermasalah, juga bisa mempengaruhi kinerja dan atmosphere organisasi dan lingkungan tempatnya berdiam.

Yang perlu Anda perhatikan dalam menangani masalah depresi adalah adanya komitmen dan persistensi untuk menyelesaikannya. Tanpa dua hal tersebut setiap individu akan menemui jalan buntu hingga akhirnya malah menambah problema emosi, perasaan gagal dan bersalah muncul dalam benak Anda. Anda semakin merasa pesimis akan hidup dan masa depan Anda.

Ada berbagai cara penanganan yang dapat diterapkan pada masalah depresi ini. Berbagai metode penanganan atau terapi secara medis maupun psikologis amatlah bermanfaat untuk mengurangi bahkan menghilangkan masalah depresi dari kehidupan Anda.

Pada siapa Anda bisa memperoleh bantuan secara profesional?

Masalah depresi di Indonesia sudah merupakan masalah umum, namun belum banyak dibahas atau pun mendapat perhatian maupun penanganan yang memadai karena keterbatasan pengetahuan ataupun ketiadaan sarana. Banyak penderita yang akhirnya tenggelam dalam situasi yang menjerumuskannya lebih dalam pada masalah gangguan kepribadian.

Permasalahan yang sering terjadi adalah individu yang mengalami depresi seringkali memilih untuk menyimpan sendiri beban pikiran dan perasaannya. Hal yang mendorong mereka untuk berbuat demikian adalah karena mereka tidak ingin dicap "bermasalah". Seperti halnya para profesional yang sangat menomorsatukan masalah produktivitas, kemandirian, prestasi, keteguhan, kestabilan dan keberanian. Ada kecenderungan untuk menyembunyikan masalah agar image yang selama ini sudah melekat pada diri mereka jadi "luntur". Padahal pada perusahaan-perusahaan tertentu ada yang menyediakan sarana atau fasilitas pelayanan konseling atau terapi khusus bagi karyawannya yang sedang mengalami masalah; biasanya bentuk fasilitas itu dinamakan Employee Assistance Program. Masalahnya, di Indonesia belum banyak kesadaran  atau pun inisiatif untuk mencari dukungan atau bantuan profesional dari orang-orang seperti psikolog, konselor maupun psikiater. Masih terdapat asumsi yang keliru dan tak beralasan, bahwa "psikolog, konselor ataupun psikiater adalah khusus bagi individu yang sudah mengalami gangguan kejiwaan berat"; jadi kalau mereka mendatangi psikolog, takut dicap "gila" lah atau "kurang beres".

____________________________

 


Copyright (c) 2000, e-psikologi.com. All rights reserved
Situs ini didesain oleh e-psikologi.com