Perselingkuhan
Dalam Kehidupan Keluarga
Setiap
orang yang sudah berumah tangga tentu saja tidak ingin
perkawinannya berantakan karena kehadiran pihak ketiga
yang sama sekali tidak diharapkan. Namun kenyataannya
belakangan ini semakin banyak kasus-kasus perceraian
yang terjadi karena ternyata sang suami atau istri
berselingkuh; bahkan ada yang pula yang suaminya
menikah lagi dan punya anak selama bertahun-tahun
tanpa diketahui oleh pihak istri pertamanya. Siapapun
yang mengalami kejadian ini tentu akan merasa sangat
terpukul, marah, sakit hati, benci pada suami / istri
dan selingkuhannya, hilang total kepercayaan, tidak
lagi bisa menghormati pasangan, hingga akhirnya tidak
mampu lagi membangun cinta kasih dan persahabatan yang
selama ini menjadi pengikat dalam kehidupan perkawinan
mereka. Banyak yang mengatakan bahwa sulit sekali bagi
mereka untuk kembali mencintai setelah dikhianati
sekian lama sehingga meskipun perkawinan tersebut bisa
diselamatkan, namun tetap saja hatinya sudah menjadi
dingin dan hubungan mereka jadi hambar.
Memang,
ada pula rumah tangga yang tampak tidak terusik ketika
masalah perselingkuhan melanda kehidupan pasangan itu.
Pada kasus demikian sebenarnya dalam hubungan antara
suami dengan istri sudah sejak lama tidak ada lagi
ikatan cinta kasih di antara mereka. Istilahnya, di
antara mereka sudah terjadi emotional divorce
sejak bertahun-tahun lampau sehingga tidak peduli lagi
apa yang akan terjadi. Ikatan perkawinan yang ada di
antara mereka pada dasarnya sudah tidak ada artinya
apa-apa jauh sebelum masalah perselingkuhan itu
terjadi.
Ada
pula kasus-kasus di mana istri menemukan bahwa
suaminya selingkuh dengan wanita lain, namun tetap
berusaha mempertahankan keutuhan perkawinan tersebut
karena demi kehidupan anak-anak mereka di kemudian
hari, supaya mereka tetap mendapatkan jaminan hidup
yang layak. Alasan kedua adalah karena diri sang istri
sendiri yang merasa tidak mampu hidup sendiri, entah
karena alasan ekonomi atau pun karena alasan
psikologis.
_____________________________